Friday, 31 August 2012

7 Tips Kilat Public Speaking

Assalamualaikum..,, :)


            Hallo.., hari ini saya nak bagi tips berkaitan tentang public speaking.,, senang
siapa hayo yang belum pernah berbicara dihadapan orang banyak...? sulitkah,..? berpikir
pasti dah tau apa yang dirasa saat semua mata melihat, memperhatikan dan menyimak.
coba hayalkan kembali.,,, melamun
Tak hanya lutut yang terasa lemas, mukapun juga terlihat lemas., dah macam muka kena bentak dosen.,, hiiks..hikss... siapa yang hayalkan macam tu..! marah
dan apa yang kau pikirkan saat semua orang melihat.mu.,, terpikirkah ada jerawat nempel di pipi, atau  teringat badanmu tak ideal..,,, "uups sorry program hayalan Anda error" hee..heee.., hayalan macam apa itu., Stop..! stop..!  jangan terlalu banyak menghayal. 
Sekarang serius.., yooo mari kita menuju 7 tips kilat public speaking : 

1. Cobalah untuk Rileks
             Rasa takut dan cemas pasti selalu dirasa saat berbicara di depan umum, hal ini mengakibatkan tubuh terasa membeku dan mulai melakukan kesalahan mulai dari salah bicara, tergagap-gagap, tubuh terasa gemetar hingga lupa yang akan disampaikan. Tapi sebenarnya tidak satupun dari kejadian tadi fatal akibatnya. Walaupun sampai terjadi, Anda pasti tetap bisa bertahan. jadi tak akan terjadi hal buruk jika Anda mampu rileks.

2. Pastikan Siapa Audiens Anda
            Dengan memastikan siapa audiens, ini akan membantu memberikan ide materi yang akan disampakan terhadap audiens, hal semacam ini akan memberikan hal positif pada diri untuk berusaha lebih rileks saat menghadapi persentasi.

3. Perluas Pengetahuan
          Pengetahuan bagaikan bahan bakar bagi persentasi yang akan disampaikan, dan persentasi adalah kendaraannya, jika kurang memiliki pengetahuan tentang materi yang akan disampaikan, dapat dipastikan kendaraan akan mogok, dan tak akan pernah menduka kapan hal itu akan terjadi.
jadi jika menginginkan sampai ditujuan, persiapkanlah semaksimal mungkin,. baca, dengarkan dan bertanyalah dari berbagai sumber.

4. Berbicaralah dengan Perlahan-lahan
          Bagi yang belum berpengalaman berbicara didepan umum cenderung akan berbicara lebih cepat tanpa disadari, dan hasilnya kurang menyenangkan bagi audiens. Tipsnya adalah kurangi kecepatan berbicara, dan tambahkan penghentian sejenak sesuai konteks untuk penekanan, hal ini bertujuan agar audiens mampu menerima materi yang disampaikan.

5. Membawakan sesuatu dengan Bercerita
         Jika persentasi yang akan disampaikan panjang, jelaskanlah poin-poin yang akan disamapaikan dengan menggunakan cerita-cerita pendek atau anekdot-anekdot, karena cerita juga akan membuat materi yang disampaikan menjadi lebih menyenangkan untuk dinikmati.

6. Pegang Kendali
        Tidak ada seorangpun yang akan mempertanyakan kewenangan dan kewibawaan Anda saat Anda berdiri dihadapan mereka. dan tidak akan ada yang mempertanyakan apa yang sedang Anda lakukan saat kita membawakan persentasi. maka jangan berhenti berusaha dan putus asa saat terjadi kesalahan karena Anda dapat melakukan apa saja untuk mengatasinya, jadi bebaskan pikiranAnda.

7. Akhiri Persentasi dengan Baik
        Jangan bersikap cuek atau bergaya seolah tak membutuhkan sambutan yang hangat. Hargai penghargaan dari audiens dengan tetap berdiri dan tatapan kearah audiens sampai mereka selesai memberikan sambutan seperti bertepuk tangan. tepuk tangan


Semoga Bermanfaat...,! mengerlingkan mata
        
        

Wednesday, 6 June 2012

Tujuan Penciptaan Manusia

          Keberadaan manusia dimuka bumi ini bukanlah untuk main-main, senda gurau, hidup tanpa arah atau tidak tahu dari mana datangnya dan mau kemana tujuannya. Manusia yang merupakan bagian dari alam semesta inipun diciptakan untuk suatu tujuan. Dan tujuan penciptaan manusia adalah untuk menyembah kepada Allah SWT. Penyembahan manusia kepada Allah lebih mencerminkan kebutuhan manusia terhadap terwujudnya suatu kehidupan dengan tatanan yang baik dan adil. Karena munusia yang diciptakan Allah sebagai makhluk yang paling canggih, mampu menggunakan potensi yang dimilikinya dengan baik, yaitu mengaktualisasikan potensi iman kepada Allah, menguasai ilmu pengetahuan, dan melakukan aktivitas amal soleh, maka manusia akan menjadi makhluk yang paling mulia dan makhluk yang berkualitas dimuka bumi ini sesuai dengan fitrahnya masing-masing.
          Secara rinci, sebab-sebab kemuliaan manusia itu adalah:
1. Bahwa manusia tidak berasal dari jenis hewan sebagaimana dikatakan dalam teori evolusi, melainkan berasal dari Adam yang diciptakan dari tanah.

2. Dibandingkan dengan makhluk lain, manusia memiliki bentuk fisik yang lebih baik, sekalipun ini bukan perbedaan yang fundemental (Q.S at-Tin:4)

3. Manusia memiliki jiwa dan rohani, yang didalamnya terdapat rasio, emosi dan konasi. Dengan akal, manusia berfikir dan berilmu, dengan ilmu manusia menjadi maju. Bahkan dengan ilmu manusia menjadi lebih mulia dari pada jin dan malaikat, sehingga mereka diminta oleh Allah untuk sujud, menghormati kepada manusia, yakni Adam a.s (Q.S al-Baqarah:31-34)

4. Manusia diikat oleh Allah sebagai khalifah dimuka bumi dengan tugas menjadi penguasa yang mengelola dan memakmurkan bumi beserta isinya dengan sebaik-baiknya (Q.S al-Baqarah:30)

5. Diciptakannya segala sesuatu dimuka bumi ini oleh Allah adalah untuk kepentingan manusia itu sendiri (Q.S al-Baqarah:29)

6. Manusia diberi beban untuk beragama (islam) sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas kekhalifahannya. Karenanya, manusia akan diminta pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya tersebut. (Q.S al-Qiyamah:36)

Sumber Hukum Formil dan Hukum Dagang

          Sumber hukum formil adalah tempat dipertemukannya aturan hukum untuk menyelesaikan masalah-masalah hukum. Menurut ilmu pengetahuan hukum(Recht Dwetenschaft) terdiri dari 5 pasal yaitu Undang-Undang, traktat, yurisprudensi, dokrin dan kebiasaan.
1. Undang-Undang
Menurut ilmu tentang hukum Undang-Undang dibedakan menjadi Undang-Undang Formil dan Undang-Undang materil.
Undang-Undang dalam arti formil adalah suatu produk peraturan perundang-undangan yang ditinjau dari bentuknya dibuat oleh badan yang berwenang yaitu presidan bersama DPR.Dan Undang-Undangan  materil adalah suatu produk perundang-undangan yang ditinjau dari isinya, mengikat secara umum masyarakat.
2. Traktat
 Traktat adalah perjanjian antar negara bisa berbentuk bilateral apabila dibuat oleh dua negara dan multilateral yang dibuat oleh lebih dari dua negara. Apabila traktat telah dibuat dan memenuhi syarat-syarat traktat maka traktat berlaku sebagai Undang-Undang bagi negara peserta.
3. Yurisprudensi
Yurisprudensi adalah keputusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum pasti (ikhraft van gewijsdezaak). Tidak dapat dibandingkan dengan hukum biasa, seorang hakim diIndonesia bebas, tidak terikat dengan putusan hakim sebelumnya.
4. Dokrin
Dokrin adalah sumber hukum formil yang membantu para ahli khususnya para  penegak hukum.
5.Kebiasaan
Kebiasaan adalah pola prilaku manusia yang telah melembaga warga masyarakat telah sepakat atau sengaja mengulang-ngulang kebiasaan tersebut dan mentaati, apabila menyimpang dikenakan sanksi.
Kebiasaan dalam dunia perdagangan disebut BBB, kebiasaan mengikat para pihak dalam perjanjian dirumuskan dalam pasal 1339 KUHPerdata, yang intinya didalam suatu perjanjian yang mengikat diantara para pihak tidak hanya yang semata-mata yang termasuk dalam perjanjian tetapi juga kebiasaan dan kepatutan-kepatutan yang ditunjuk oleh Undang-Undang.