Sunday, 27 January 2013

Agar Kesan Pertama Mengagumkan



Anda tidak perlu khawatir lagi tentang bagaimana harus menjumpai seseorang, karena ketika Anda menerapkan rahasia-rahasia psikologi ini, Anda akan mampu menanamkan kesan pertama yang sangat baik, setiap saat. 
Rahasia-rahasia ini akan memenangkan Anda dalam setiap persaingan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dunia kerja.

Teknik termudah untuk menghasilkan kesan pertama yang menyenangkan adalah tersenyum! Senyum mengandung empat hal penting : kepercayaan diri, kebahagiaan, antusiasme, dan yang paling penting adalah penerimaan.

Orang tersenyum dianggap percaya diri karena ketika kita gugup atau tidak yakin pada diri sendiri atau pada keadaan sekitar, kita cenderung tidak tersenyum. Tentu saja senyum menunjukkan kebahagiaan, dan kita tertarik pada orang-orang yang bahagia, kita akan menggapa mereka lebih menyenangkan. Antusiasme penting untuk menanamkan kesan yang baik, karena ia mudah menular pada orang lain. Senyuman Anda memperlihatkan bahwa Anda senang berada ditempat itu dan bertemu dengannya, sehingga dia makin tertarik dalam menemui Anda. terakhir, senyum menyiaratkan penerimaan dan biarkan orang lain tahu bahwa Anda tulus menerima dia apa adanya.

Berkenaan dengan kesan pertama, ada sesuatu yang disebut pengaruh pertama: proses dimana kesan pertama kita pada seseorang menyebabkan kita menafsirkan tingkah laku dia berikutnya sesuai dengan kesan pertama itu. Artinya, kesan pertama kita tentang seseorang sangatlah penting karena semua yang kita lihat dan dengar dari dia selanjutnya tersaring  lewat penilaian awal itu. Karenanya, bila kita mendapatkan kesan bahwa orang yang kita temui baik, maka kita akan melihat tingkah laku dia selanjutnya berdasarkan kesan itu. jadi, kesan pertama dia tentang Anda baik, dia akan cenderung menilai Anda lebih baik. 

Buatlah kesan pertama diawal jumpa sebaik mungkin, maka percakapan Anda selanjutnya akan dipengaruhi oleh kesan itu dan dengan cara demikian Anda telah menanamkan kesan pertama sebagai orang yang menyenangkan. Itulah sebabnya mengapa senyum begitu penting. Anda bisa segera melakukannya, dan senyum mengatakan banyak hal tentang Anda, semua hal yang positif.

Faktor lain yang secara dramatis bisa mempengaruhi penilaian awal orang terhadap kita adalah Kemudahan dikenali dan pencitraan.  Selain itu jika Anda ingin membuat kesan mengagumkan pada seseorang, tanamkan kata-kata positif pada orang itu. Jika Anda seorang pelamar kerja, bubuhkan kata-kata sifat positif dalam data diri anda (misalnya: tegas, energik, meyakinkan, penuh semangat, cerdas), ketimbang hanya mengatakan siapa Anda dan apa kemampuan Anda. Gunakan bahasa yang kuat, spesifik, dan positif untuk menyampaikan dengan tepat bakat dan kemampuan Anda.

Thank you for reading this entry !

Sunday, 23 December 2012

Ya ! (untuk kita lakukan) Tidak...! (untuk kita jauhi)

 
Ya !


Ya... untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama.

Ya... untuk ucapan-ucapan baikmu yang membangun persahabatan sejati dan menjauhkan rasa dengki.

Ya... untuk dermamu yang membahagiakan si miskin, menyenangkan si fakir, dan mengenyangkan si lapar.

Ya... untuk selalu bersanding dengan Al-Qur'an seraya membaca, menghayati, dan mengamalkannya sambil bertobat dan beristigfar.

Ya... untuk senantiasa berzikir, beristigfar, memanjatkan do'a dan memperbaiki tobat.

Ya...untuk bekerjakeras mendidik anak-anakmu dengan agama, mengajarkan sunah-sunah Nabi kepada mereka dan mengarahkan mereka kepada hal-hal yang bermanfaat.

Ya... untuk rasa malu dan hijabmu yang diperintahkan Allah. Itulah satu-satunya cara untuk memelihara kesucian dan kehormatanmu.

Ya... untuk hanya bergaul dengan wanita-wanita baik yang selalu takut pada Allah, mencintai agama, dan menjunjung tinggi nilai-nialainya.

Ya... untuk berbakti kepada kedua orang tua, menyambung silaturahmi, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim.

Ya... untuk membaca dan menelaah buku-buku yang bermutu dan bermanfaat.


Tidak....!

Tidak... untuk menyia-nyiakan usiamu dengan hal-hal yang tak berguna: misalnya suka membalas dendam dan berdebat tentang perkara-perkara yang tidak bermanfaat.

Tidak... untuk mendewakan harta dan berupaya menimbunnya dengan mengorbankan kesehatan, kebahagiaan, tidur nyenyak, dan istirahatmu.

Tidak... untuk mencari kesalahan orang lain, menggunjingnya, dan melupakan kesalahan diri sendiri.

Tidak... untuk tenggelam dalam kenikmatan hawa nafsu dan menuruti segala yang diinginkannya.

Tidak... untuk menghabiskan waktu dengan para pengangguran dan bermain-main yang tiada yang mendatangkan faidah.

Tidak... untuk mengabaikan kebersihan badan, kerapian rumah, wewangian dan disiplin.

Tidak... untuk minum-minuman yang diharamkan, rokok, sysyah dan segala sesuatu yang mengandung penyakit.

Tidak... untuk selalu mengingat musibah yang telah berlalu, bencana yang telah lewat, dan kesalahan yang telah terjadi.

Tidak... untuk melupakan akhirat dan bekal untuknya, serta mengabaikan keberadaannya.

Tidak... untuk menghambur-hamburkan harta dalam perkara-perkara yang diharamkan, hura-hura dan kemaksiatan.








Tuesday, 18 December 2012

AAUPB (Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik)



A.  Pengertian AAUPB
            AAUPB merupakan konsep terbuka yang disesuaikan dengan ruang dan waktu dimana konsep itu berada. Berdasarkan penelitiannya, Jazim Hamidi menemukana pengertian AUPB sebagai berikut.
a.    AAUPB merupakan nilai-nilai etik yang hidup dan berkembang dalam lingkungan Hukum Administrasi Negara.
b.    AAUPB berfungsi sebagai pegangan bagi pejabat administrasi negara dalam menjalankan fungsinya, merupakan alat uji bagi hakim administrasi dalam menilai tindakan administrasi negara (yang berwujud penetapan /beschikking), dan sebagai dasar penggugatan sebagai pihak penggugat.
c.    Sebagian besar dari AAUPB masih merupakan asas-asas yang tidak tertulis, masih abstrak, dan dapat digali dalam praktik kehidupan dimasyarakat.
d.   Sebagian asas yang lain sudah menjadi kaedah hukum tertulis dan terpencar dalam berbagai peraturan hukum positif.(3)